ULASAN
KENANGAN ...
Rintik rintik hujan sedang membasahi bumiDenting waktu pun terus bergerak
Hembusan angin berlalu begitu saja
Seolah menggertak seisi ruang hampa
Namun aku tetap diam
Dengan sejuta ilusi yang kembali datang
Terlintas sekumpulan memori itu
Menyapa hati yang mulai gelisah
Aku tidak senang dengan keadaan ini
Hening namun ramai dengan kenangan
Hanya waktu yang aku harapkan
Untuk segera membawanya pergi jauh lagi
SENYUM DALAM PEDIH ...
Beberapa hari berlalu dan masih sama
Hampa, tak ada kabar
Sampai hati bertanya kemanakah dia?
Namun tetap tak ada jawaban
Ku tunggu esoknya untuk sebuah harapan
Dan memang terjadi
Kabar pun datang kembali
Namun tak seperti biasanya, aku tak suka kabar itu
Hanya satu hal yang aku pikirkan
Bagaimana aku dapat tersenyum
Tersenyum dalam kepedihan
Tersenyum karena kabar itu
Kabar itu bagaikan petir di siang bolong
Tanpa awan mendung, tanpa rintik hujan
Kabar itu seperti mimpi buruk
Yang tak pernah aku mau untuk menjadi nyata.
KETIDAK PASTIAN
Sejuta rasa tebenam dalam hati
Sejuta bayangan terbesit dalam angan
Namun tak sedikitpun dapat diungkapkan
Karna bercampur dalam keraguan
Aku masih menggenggam harapan ini
Berharap keraguan itu akan memudar
Dan menjadi pasti
Namun kenyataannya tidak pernah seprti itu
Hatipun ingin berlari dari ketidak pastian
Ingin menyerah untuk sebuah harapan
Menyerah untuk sebuah angan
Karna hatipn tahu bahwa semuanya sia sia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar